Profesiku Sebagai Akuntan Yang Akan Digantikan Oleh Otomatisasi





Mendengar kata “Akuntan” sobat pasti sudah gak asing, kata tersebut merajuk pada profesi. Kata dasarnya adalah Akuntansi yaitu pengindentifikasian, pencatatan, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian-penilaian dan keputusan yang jelas serta tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut (Menurut Ikatan Akuntan Indonesia).

Jika sobat seorang calon mahasiswa yang mencari PTN (Perguruan Tinggi Negeri) pasti gak heran kalau liat daya tampung dan peminat program studi ini yang luar biasa banyaknya sampai seribu, bahkan sobat akan bangga jika lolos PTN  dengan jurusan akuntan termasuk penulis sendiri pas jadi MaBa (Mahasiswa Baru) tuhh senengnya bukan main lolos PTN jurusan akuntansi.

Program studi ini sangat ramai peminat karena prospek kedepan yang sangat baik, dimana seorang akuntan itu ga hanya di kantor tapi jika dijabarkan sobat bisa menjadi analisa keuangan, bisa di pasar modal, asuransi, asset manajemen, deler,auditor, dan lain sebagainya pokok akuntan bisa kemana saja selama disitu ada “Duit” di situ lah bakalan ada kalian. Selain itu juga gaji seorang akuntan pun juga gede bisa 10 jt lebih itu pun pokok belum tunjangan dan lain sebagainya.

Jika sobat ingin berkarir di KAP (Kantor Akuntan Publik) penulis bakalan buka – bukaan nih tentang pendapatan (Baik bersih, maupun bonusnya), kebetulan penulis gabung di komunitas akuntansi, dan salah satu dari mereka ada yang menjadi auditor. Jika melihat dari gaji memang auditor lumayan kisaran 2 Jt an, tapi kalau ramai proyek ya bisa dibayangkan sekali proyek seorang audit bisa mengantongi 3 Jt an bahkan lebih. Kalau sobat bekerja di KAP yang besar yang ada di Indonesia seperti BDO,KPMG, PwC, dsb gaji dan tunjangan luar biasa.

Yang penulis bahas tadi baru KAP belum profesi akuntan yang lain. Selain itu anak Akuntan itu idaman mertua, penyabar, mencari ke akar – akarnya demi neraca yang balance, kehilangan pacar tuh lebih baik dari pada kehilangan angka 0. Mungkin karena faktor itu akuntansi menjadi program studi favorit. Yuk kita lihat daya tampung vs peminat prodi akuntansi di salah satu PTN di jawa barat yaitu Universitas Padjajaran :

Daya Tampung SBMPTN 2018 VS Peminat 2017 SBMPTN
Universitas Padjajaran


Waaaw ramai banget ya 71:3065. Mungkin ini salah satunya mengapa akuntansi ini ramai banget….

Eits…. Jangan senang dulu akuntan ini termasuk profesi yang bakalan tiada loh, karena digantikan oleh  otomatisasi, dan kecerdasan buatan (AI). Btw buat kamu yang belum tau AI, dan otomatisasi bakalan penulis jelasin sedikit ya. Otomatisasi adalah penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara otomatis melakukan dan mengatur pekerjaan sehingga tidak memerlukan lagi pengawasan manusia dalam industri dan sebagainya (Menurut KBBI).

Sedangkan Kecerdasan Buatan merupakan Kecerdasan buatan adalah suatu studi mengenai bagaimana membuat komputer mampu melakukan hal-hal yang pada saat ini masih bisa dilakukan lebih baik oleh manusia. (Menurut Rich dan Knight). Bakalan Tanya ada beberapa pertanyaan kenapa kita di gantikan oleh otomatisasi. Ok penulis bakalan jabarkan kenapa otomatisasi ini begitu serius di kembangkan.
1.   Efisiensi dan Hemat :  Ya iyalah namanya juga perusahaan tujuannya kan memperoleh profit dengan mereduksi beberapa bagian, hubungannya adalah jika perusahaan melakukan otomatisasi maka yang memerlukan SDM (Sumber Daya Manusia) bisa di potong jadi biaya buat gaji bisa di reduksi / minimalisir, dengan cara itu perusahaan dapat mengalokasikannya untuk tujuan lain.
2.  Gak Kenal Waktu : berbeda dengan manusia yang memiliki jam kerja, otomatisasi ini berkerja tanpa kenal waktu, siap sedia,ga pake cuti pula dan yang penting bagi perusahaan ga bakalan nuntut kalau ga dapet bonus hehehhe.
3.    Pajak : Hingga saat ini penulis belum menemukan aturan perpajakan mengenai otomatisasi tapi kalau menemukan kalian bisa bantu penulis ya untuk menyempurnakan tulisan ini. Berbeda dengan manusia yang akan dikenai pajak, beberapa perusahaan pun menangguh beban pajak karyawannya.

Sebenarnya masih banyak Cuma intinya itu ya heheh. Lalu bagaimana implementasi Otomatisasi pada akuntansi?, Sebenarnya otomatisasi di akuntansi itu lebih ke pada program / software. Ga percaya? Berikut ini contoh aplikasi yang bisa mengantikan seorang akuntan.


Quick Book Aplikasi Besutan Intuit


Microsoft Dynamics Besutan Microsoft

Dari negara kita Indonesia juga gak kalah lohh, salah satunya adalah jurnal di mana aplikasi ini  berbasis cloud jadi bisa mobile kapan saja dimana saja dan gak harus dikantor.

Aplikasi Jurnal Buatan Dalam Negeri

Lalu apa yang kita harus lakukan tutup mata, acuh, atau bagaimana?, Jawabannya adalah hadapi memanfaatkan otomatisasi dengan sebaik baiknya, ada beberapa tips nih buat kamu yang lagi ambil jurusan akuntansi, atau bahkan yang ingin menjadi akuntansi di era sekarang ini.
1.      Jangan Tutup Mata, Hadapi : Otomatisasi ini bagaikan bom waktu ga bisa di hindari jadi kamu mau ga mau harus belajar akuntansi di era sekarang
2.      Cari Refrensi Sebanyak Banyaknya : Kamu bisa nemuin ini di internet dan ada banyak banget salah satunya di instagram Glint maupun portalnya, di glints pun ga Cuma tentang karier tapi ada banyak banget yang bisa eksplor loh, jadi jangan lupa main-main ke portalnya.
3.      Belajar Ilmu Baru : Bukan berarti kalian di akuntan menutup mata untuk belajar ilmu yang lainnya, sobat bisa belajar tentang desain grafis, seni, musik apapun selama kalian sukai.
4.      Berkolaborasi Untuk Mengembangkan Sistem : Kata siapa pengembangan sistem itu Cuma buat yang paham computer atau program saja, kamu sebagai akuntan juga bisa membantu mengembangkan, sistem di buat juga masih terdapat kekurangan disinilah peran kamu dibutuhkan.
5.      Jadi Pemain : Dari pada hanya jadi penonton kamu bisa ambil bagian jadi pemainnya loh misalnya membantu orang yang belum paham Otomatisasi pada akuntansi
6.      Pahami Sedikit Tentang Komputer : Buat kamu yang gaptek (Gagap Teknologi) sudah saat untuk belajar sedikit dikit tenang computer gak harus jadi ahli minimal tau, dan paham walaupun di permukaan.
7.      Cari Hal Dinamis : Hal dinamis ini bisa kamu temukan di mana saja, salah satunya di dunia kerja. Di glints kamu bisa menemukan hal menarik dan dinamis loh, kamu tinggal eksplor webnya, dan wajib banget follow akun instagramnya karena jujur penulis sendiri itu lebih sering mantengin instagramnya sampe diaktifin notifikasinya karena saking gam au ketinggalan.

AI, Otomatisasi tidak bisa dihindari di era sekarang ini, yang kamu bisa lakukan adalah menghadapinya, sekalipun menjadi ancaman otomatisasi ini akan menghilang profesi dan akan menambah profesi yang akan bermunculan seiring perkembangan teknologi

Semoga bermanfaat, dan dapat menginspirasi. Jangan lupa share ke temen – temen kamu biar makin paham, dan Say No To GapTech.

Disclaimer :
Penulis tidak sama sekali di endorse oleh perusahaan tersebut, penulisan dan penyebutan merek hanya sebagai bahan edukasi. Program atau aplikasi tersebut bukan saran untuk dibeli, pertimbangkan kembali budget dan kebutuhan karena membeli system itu mahal.

Refrensi :
Internet :

You Tube :

Seminar :
Peran IAI Terhadap Lulusan Akuntansi Syariah diselenggarakan di Aula Fakultas Syariah & Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tanggal 27 November 2018

Gambar :
knowtechie.com

0 Komentar

Dukung kami